Mendikbudristek Dukung Program SMASH

Mendikbudristek Dukung Program SMASH

Mendikbudristek Dukung Program SMASH . Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, memberikan dukungan penuh terhadap program SMASH (Satu Miliar Aksi Sehat) dan WiraMuda Academy yang digagas oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas hidup generasi muda Indonesia.

Program SMASH merupakan program yang bertujuan untuk mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk aktif bergerak dan menjaga kesehatan. Program ini diluncurkan oleh Kemenpora pada tahun 2020 dan telah mendapatkan respon positif dari berbagai kalangan. Melalui SMASH, Kemenpora ingin menciptakan budaya hidup sehat dan aktif di kalangan generasi muda.

Salah satu kegiatan yang dilakukan dalam program SMASH adalah SMASH Run, yaitu ajang lari berskala nasional yang melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Selain itu, program ini juga mengadakan berbagai kegiatan olahraga dan senam yang dapat diikuti oleh masyarakat secara gratis.

Mendikbudristek, Nadiem Makarim, menyambut baik program SMASH dan memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Beliau menyadari pentingnya kesehatan dan kebugaran dalam meningkatkan kualitas hidup generasi muda. Dengan adanya program SMASH, diharapkan generasi muda Indonesia dapat lebih aktif dan sehat.

Selain itu, Mendikbudristek juga memberikan dukungan terhadap program WiraMuda Academy yang juga digagas oleh Kemenpora. Program ini bertujuan untuk melahirkan atlet muda berprestasi di berbagai cabang olahraga. Melalui WiraMuda Academy, Kemenpora ingin mencari dan melatih bibit-bibit atlet muda yang memiliki potensi untuk meraih prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

Mendikbudristek menyadari pentingnya pembinaan atlet muda untuk mengembangkan potensi mereka. Dukungan penuh dari Mendikbudristek diharapkan dapat mendorong program WiraMuda Academy untuk berjalan dengan baik dan menghasilkan atlet-atlet muda berprestasi yang dapat mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional.

Mendikbudristek Dukung Program SMASH

Program SMASH dan WiraMuda Academy merupakan langkah yang sangat baik dalam meningkatkan kualitas hidup dan prestasi generasi muda Indonesia. Dukungan penuh dari Mendikbudristek sangatlah penting dalam menjalankan program-program ini. Diharapkan program ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi generasi muda Indonesia dan menginspirasi mereka untuk hidup sehat dan aktif dalam berolahraga.

Sebagai masyarakat, kita juga dapat mendukung program SMASH dan WiraMuda Academy dengan berpartisipasi dalam kegiatan yang diselenggarakan oleh program ini. Kita dapat ikut serta dalam SMASH Run, mengikuti kegiatan olahraga dan senam, atau memberikan dukungan kepada atlet muda yang sedang dilatih di WiraMuda Academy.

Dengan bersama-sama mendukung program SMASH dan WiraMuda Academy, kita dapat membantu menciptakan generasi muda yang sehat, aktif, dan berprestasi. Mari bergabung dan menjadi bagian dari gerakan untuk meningkatkan kualitas hidup generasi muda Indonesia melalui program-program ini.

Jakarta: Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Mendikbud Ristek) Nadiem Makarim, menyambut baik dan mendukung program Kemenpora RI Sport Management School (SMASH) dan WiraMuda Academy. Nadiem berharap program itu akan berkembang besar hal dalam kompetensi sport management.

Mendikbudristek Dukung Program SMASH

“Saya menyambut dengan sangat baik usaha Kemenpora untuk melakukan lompatan ke dalam MSIB (Magang dan Studi Independen Bersertifikat) kita,” kata Mendikbudristek Nadiem saat memberikan sambutannya pada Sosialisasi dan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Antara program Sport Management School (SMASH) dan WiraMuda Academy di Puri Ratna Ballroom, Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Selasa (12/12).

“Mas Dito saya pikir sudah melihat ini kesempatan yang sangat besar sekali. Juga bisa mendapatkan pendanaan dari Kemendikbudristek. Karena jika program sudah diapprove kita maka bisa didanai,” jelas Nadiem.

Ia berharap program kolaborasi Kemenpora dan Kemendikbudristek ini mampu melatih kompetensi sport management yang konkret. “Harapan saya program SMASH dan MSIB ini bisa melatih anak-anak mahasiswa kita dalam kompetensi sport management yang lebih konkret dan lebih dekat kepada industrinya,” imbuhnya.

“Harapan besar saya kepada Mas Menpora agar tidak hanya satu programnya karena kedepan hampir semua sport management institusi dan industri bisa membuka program seperti SMASH dan MSIB ini,” jelasnya.

Program ini lanjutnya, sangat penting, tujuan MSIB ini adalah ingin melihat ke masa depan dimana banyak pakar dunia percaya bahwa masa depan perguruan tinggi bukan hanya pengalaman akademis tapi hybrid yakni belajar di dalam kampus dan luar kampus.

“Sehingga menciptakan pengalaman untuk mahasiswa yang multidisiplin dan multi sektoral, serta mengasah kemampuan yang sulit dipelajari dalam ruang kelas seperti kepemimpinan, bagaiamana mengambil resiko, bekerja dalam project, berinteraksi dengan dunia profesional,” urainya.

Kemendikbudristek juga akan meluncurkan program spesifik pelatihan untuk guru-guru PJOK seluruh Indonesia. Semacam pelatihan untuk melatih guru PJOK lainnya agar benar-benar mengerti sport science dan mengerti budaya olahraga di sekolah-sekolah.

Mendikbudristek Dukung Program SMASH

“Harapan kami adalah ini hasil kolaborasi dengan Kemenpora. Karena kami sepakat bahwa olahraga ini adalah suatu hal yang luar biasa penting tidak hanya untuk kesehatan fisik anak-anak tapi juga kesehatan mental mereka dan sebagai pembelajaran,” tegas Nadiem.

“Teamwork, ketangguhan, belajar tampil itu semua didapat dari olahraga. Jadi semua orang dapat melihat bahwa olahraga itu seru, menyenangkan dan berguna. Sekali lagi terima kasih atas dukungan Kemenpora mengadakan program ini. Semoga ini berkembangbiak menjadi ribuan partisipan yang bisa ikut,” pungkasya.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan Mengepal : Merupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaitu: Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis

By seo33