Menpora Dito Sebut Wadah Pergerakan Kekuatan

Menpora Dito Sebut Wadah Pergerakan Kekuatan

Menpora Dito Sebut Wadah Pergerakan Kekuatan. Pada tanggal 15-17 Juli 2023, Komunitas Fest akan kembali diselenggarakan di Jakarta. Acara ini dihadiri oleh berbagai komunitas dari seluruh Indonesia yang memiliki minat dan hobi yang beragam. Menpora Dito mengapresiasi acara ini dan menyebutnya sebagai wadah pergerakan baru kekuatan anak muda.

Komunitas Fest merupakan acara tahunan yang telah menjadi magnet bagi para anak muda Indonesia. Acara ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk bertemu, berbagi, dan belajar dari komunitas-komunitas lain yang memiliki minat yang sama. Dalam acara ini, para peserta dapat mengikuti berbagai workshop, diskusi, dan pertunjukan yang menarik.

Menpora Dito mengungkapkan bahwa Komunitas Fest merupakan wadah yang sangat penting bagi pergerakan anak muda di Indonesia. Acara ini mampu mengumpulkan mereka yang memiliki minat dan hobi yang serupa, sehingga mereka dapat saling berkolaborasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Selain itu, Menpora Dito juga menyoroti pentingnya peran komunitas dalam membentuk karakter dan kepribadian anak muda. Dengan bergabung dalam komunitas, mereka dapat belajar tentang kerjasama, kepemimpinan, dan tanggung jawab. Hal ini akan sangat bermanfaat bagi mereka dalam menghadapi tantangan di masa depan.

Komunitas Fest 2023 akan menghadirkan berbagai kegiatan menarik yang dapat diikuti oleh semua peserta. Mulai dari workshop seni dan kreativitas, diskusi mengenai isu-isu sosial, hingga pertunjukan musik dan tari. Acara ini juga akan diisi dengan pameran produk dan karya dari komunitas-komunitas yang berpartisipasi.

Menpora Dito berharap bahwa Komunitas Fest dapat menjadi ajang yang menginspirasi dan memotivasi anak muda Indonesia. Melalui acara ini, mereka dapat melihat betapa besar potensi yang dimiliki oleh generasi muda kita. Dengan semangat kolaborasi dan kebersamaan, mereka dapat menciptakan perubahan positif bagi bangsa dan negara.

Untuk mengikuti Komunitas Fest 2023, peserta dapat mendaftar melalui website resmi acara ini. Biaya pendaftaran sangat terjangkau, sehingga semua anak muda Indonesia memiliki kesempatan untuk bergabung dan berpartisipasi dalam acara ini.

Menpora Dito juga mengajak semua pihak, baik pemerintah maupun swasta, untuk mendukung dan turut serta dalam Komunitas Fest 2023. Dengan bersama-sama membangun dan memperkuat komunitas anak muda, kita dapat menciptakan perubahan yang lebih baik bagi Indonesia.

Sebagai wadah pergerakan baru kekuatan anak muda, Komunitas Fest 2023 diharapkan dapat menjadi momentum yang berarti bagi generasi muda Indonesia. Melalui acara ini, mereka dapat mengembangkan potensi diri, memperluas jaringan, dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa.

Menpora Dito Sebut Wadah Pergerakan Kekuatan

Menpora Dito berpesan kepada semua anak muda Indonesia untuk tidak melewatkan kesempatan ini. Bergabunglah dalam Komunitas Fest 2023 dan jadilah bagian dari pergerakan baru kekuatan anak muda Indonesia.

Bandung: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri Komunitas Fest 2023 x Festival Entrepreneur 3.0 di Cihampelas Walk Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/12) malam. Festival ini merupakan kerja sama antara Kemenpora RI dan Dispora dengan Universitas Parahyangan Bandung.

Menpora Dito mengatakan, kegiatan ini kali perdana digelar Kemenpora. Latar belakang penyelenggaraannya yaitu saat mulai menjabat menteri, Menpora melihat kondisi bahwa sekarang ini kegiatan dan juga kekuatan anak muda ini banyak di komunitas.

Menpora Dito Sebut Wadah Pergerakan Kekuatan

“Makanya ketika itu saya langsung meminta bahwa kita harus ada satu wadah program yang bisa menaungi komunitas-komunitas ini agar bisa saling menjalin networking dan juga konektivitasnya dengan pemerintah. Karena komunitas adalah sebuah pergerakan kekuatan baru untuk anak muda yang saya rasa saat ini perkembangannya sudah merata di Indonesia,” urai Menpora.

“Dan Bandung adalah salah satu kota di mana yang perkembangan Komunitasnya sangat agresif,” sambung Menpora Dito.

Sebagai penyelenggaraan pertama, Menpora menyampaikan terima kasih kepada semua berbagai pihak yang sudah mendukung acara ini. Lantaran apa yang dilakukan saat ini merupakan salah satu langkah ingin mengembalikan Kemenpora RI relevan untuk anak-anak muda.

“Saya rasa untuk kemasan acara perdana ini sudah cukup menggembirakan dan memuaskan. Insyaallah tahun depan akan lebih banyak lagi titik-titik Komunitas Fest dilakukan. Agar seluruh kawan-kawan muda se-Indonesia ini bisa saling terhubung,” ujar Menpora.

Menpora Dito Sebut Wadah Pergerakan Kekuatan

Menpora Dito mengharapkan dari titik pertama ini komunitas-komunitas Bandung bisa nantinya berkenalan dan berjejaring dengan komunitas-komunitas lain di Indonesia seperti di Makassar, Papua, di Medan, di Aceh, atau Maluku Utara. Menurut Menpora, jika para komunitas ini terhubung pasti akan banyak hasil silaturahmi yang sangat produktif.

“Baik itu dari sisi sektor UMKM, pengembangan bisnis, gerakan sosial, dan saya rasa komunitas itu sangat banyak,” sebut Menpora Dito.

Selain menghadirkan deretan ragam booth komunitas, Komunitas Fest 2023 ini juga menyajikan serangkaian acara gelar wicara. Menpora Dito juga melakukan peluncuran kick-off Komunitas Fest 2024 bersama Kepala Dispora Bandung Eddy Marwoto dan jajaran Unpar Bandung.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan Mengepal : Merupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaitu: Kebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis

By seo33